DARI DUSUN SEMONGKAT UNTUK INDONESIA SEHAT

Semongkat, merupakan sebuah dusun di kaki Gunung Batu Lanteh, gunung tertinggi kedua di Pulau Sumbawa yang terletak 17 km dari Kota Sumbawa Besar ibukota Kabupaten Sumbawa. Hawa yang sejuk dan bahkan kadang-kadang cukup dingin terutama malam hari pada waktu-waktu tertentu merupakan hawa yang ideal bagi pertumbuhan dan perkembangan  tanaman-tanaman obat organik dengan kwalitas nasional dan internasional sehingga banyak tananaman-tanaman obat tersebut menjadi bagian penting di dalam pemeliharaan kesehatan baik untuk tujuan pencegahan penyakit, pemulihan penyakit, dan pencegahan kekambuhan penyakit. 


Pintu masuk Dusun Semongkat Sumbawa  (gambar atas) dan hutan di sekeliling Dusun Semongkat (gambar bawah)



Dusun sejuk di lembah gunung dengan sungai yang masih mengalirkan air segar dan sehat menjadi tempat kelahiran dan persentuhan awal pendiri Spanaturo untuk mulai mengenal kebiasaan masyarakat terhadap penggunaan tanaman-tanaman obat untuk keperluan sehari-hari. Pengenalan awal ini selanjutnya membuat pendiri Spanaturo dapat membawa Spanaturo menjadi salah satu rujukan nasional pemeliharaan kesehatan naturopati organik dimana bahan-bahan obat organik yang dipergunakan sebagian besar berasal dari Dusun Semongkat.  

Tanaman-tanaman obat berkwalitas berasal dari umbi-umbian, herba, daun-daunan, kayu-kayuan, kulit pohon, dan liana atau tanaman merambat. Beberapa tanaman obat berkwalitas internasional terdapat di hutan Semongkat seperti Kayu Bamangka (Hiptage semongkata) dan Kayu Naga (Uncaria Tamentosa). Kedua kayu ini sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah, dan syaraf-syaraf pusat otak.

Kayu Bamangka (Hiptage semongkata) yang banyak dijumpai di Dusun Semongkat - sangat bermanfaat untuk kesehatan


DUSUN SEMONGKAT DAN PENCARI MADU MURNI SUMBAWA

Disamping menjadi sentra tanaman obat berkwalitas, Semongkat juga menjadi sentra penghasil madu murni Sumbawa. Di kampung ini masyarakat yang dimotori oleh generasi muda berinisiatif membangun sistem penyampaian informasi online tentang madu yang didasari oleh adanya pemalsuan madu, penciptaan madu dan rekayasa madu yang tidak sesuai dengan madu yang sebenarnya dengan melabelkan dirinya sendiri dengan label Madu Sumbawa.

Kesadaran untuk menjaga kemurnian Madu Sumbawa, masyarakat Semongkat membuat slogan “Pencari Madu Semongkat Menjaga Kemurnian Madu Sumbawa”. Slogan ini diharapkan mampu membangun kepercayaan masyarakat nasional maupun internasional bahwa madu yang dibeli dari masyarakat dengan slogan tersebut adalah benar-benar madu murni asli yang langsung dimasukkan ke dalam botol atau jirigen sesaat setelah diambil dari sarangnya tanpa melewati proses mekanisasi seperti filtrasi mikro dan pasteurisasi (pemanasan tingkat tinggi), tanpa pencampuran dengan bahan-bahan lain seperti gula, asam, air, dll, dan tanpa rekayasa untuk memproduksi madu putih.  Kami sendiri pendiri Spanaturo baru sekali melihat madu putih sebanyak satu botol kecil ketika masih kelas 4 SD.  


Sarang lebah madu sebelum diusir dengan asap api  (gambar atas), dan setelah diusir lebahnya dengan asap api  (gambar bawah)



Ijok Hasanuddin sedang mempersiapkan api untuk mengasapi lebah dari atas pohon di hutan Semongkat  (gambar atas), dan Ijok memegang sarang lebah yang sudah dipetik (gambar bawah). Baju lengan panjang dan penutup kepala + muka dipakai untuk melindungi diri dari sengatan lebah liar.



Madu Sumbawa siap jual yang sudah diberi label merek oleh pedagang


PEMESANAN MADU MURNI SUMBAWA


Madu Murni artinya madu yang belum menjalani proses pasteurisasi (pemanasan tingkat tinggi), filtrasi mikro, dan pencampuarn dengan bahan-bahan lain seperti gula, asam, dllnya untuk membuat masa penyimpanannya lama dan juga untuk membuat harganya murah dengan tetap memberikan label Madu Sumbawa.

Madu Murni artinya madu yang dipetik sendiri oleh pencari madu lebah liar, diperas madunya dan langsung dimasukkan ke dalam botol untuk dijual. Madu murni juga berarti Raw Honey, Unprocessed Honey, dan Non-Pasteurized Honey.

Harga satu botol Madu Murni tanpa label merek yang dipetik langsung oleh Ijok Hasanuddin dan saudara-saudaranya adalah Rp. 195.000.
Harga belum termasuk ongkos kirim.

Pengiriman langsung dilakukan dari Dusun Semongkat Sumbawa Besar ke alamat pembeli via Pos Indonesia.

Untuk pemasanan silahkan hubungi Spanaturo.

Konsultasi: silahkan hubungi kami